PASANGKAYU,- Perairan Teluk Sarjo, Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, dipenuhi semangat kompetisi saat puluhan perahu katinting dan sandeq ambil bagian dalam Katinting Race 2 Sarjo, Sabtu (22/8/2026).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Pasangkayu, Suhardi, bersama jajaran terkait saat membuka Katinting Race 2 Sarjo di Pantai Balabonda, Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu. Ajang tersebut diikuti 53 perahu katinting dan sandeq dalam rangka memeriahkan
Sebanyak 53 perahu dari sejumlah daerah turut berlaga dalam kegiatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak sebelum perlombaan dimulai, para joki terlihat mempersiapkan perahu masing-masing, mulai dari memeriksa mesin hingga memastikan kesiapan lintasan.
Perlombaan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Suhardi, yang hadir mewakili Bupati Pasangkayu. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), BPBD, Polsek Sarjo, Polairud, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta aparat keamanan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang menyaksikan perlombaan. Dari tepian pantai, penonton memberikan dukungan ketika para joki memacu perahu mereka melintasi perairan Teluk Sarjo.
Mewakili Bupati Pasangkayu, Suhardi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Katinting Race 2 Sarjo. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena mampu menggabungkan hiburan, olahraga, kebersamaan, sekaligus memperkuat hubungan masyarakat pesisir.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, khususnya bagi nelayan dan keluarga besar masyarakat pesisir,” ujar Suhardi.
Ia menambahkan, perlombaan juga menjadi kesempatan bagi para nelayan untuk menikmati suasana berbeda setelah sehari-hari menjalankan aktivitas di laut.
Selain aspek olahraga dan hiburan, Katinting Race turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Keramaian di sekitar lokasi perlombaan dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menjajakan berbagai produk dan makanan kepada para pengunjung.
Ketua Panitia Katinting Race 2 Sarjo, Rukman, mengatakan perlombaan berlangsung selama dua hari dengan peserta yang berasal dari berbagai wilayah. Tidak hanya dari Kabupaten Pasangkayu, sejumlah peserta juga datang dari luar daerah, salah satunya Kabupaten Majene.
“Pesertanya tidak hanya dari Pasangkayu. Ada juga yang datang dari daerah lain, termasuk Majene. Total hadiah yang kami siapkan mencapai Rp30 juta,” kata Rukman.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan berkembang menjadi agenda tahunan di Kabupaten Pasangkayu.
Menurutnya, Katinting Race bukan sekadar perlombaan adu kecepatan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga tradisi dan budaya bahari masyarakat pesisir agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Dengan perpaduan antara olahraga, hiburan, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat, Katinting Race 2 Sarjo diharapkan mampu menjadi salah satu kegiatan yang memperkuat potensi wisata bahari sekaligus menghidupkan perekonomian masyarakat pesisir di Kabupaten Pasangkayu.(*)








